Setiap orang dalam keadaan sehat dapat berpikir secara optimal sesuai dengan konteksnya, tetapi manakala mendapat gangguan kesehatan, sudah dipastikan orang tersebut akan mengalami hambatan berpikir. Mengapa hal itu bisa terjadi? Jawabannya terletak pada sejauh mana pemahaman mengenai konsep fisik kebutuhan dan proses mental itu terjadi. Satu sama lain memiliki wilayah ilmu tersendiri, dan satu sama lain saling ketergantungan, saling memengaruhi, dan satu sama lain saling ketergantungan.
Pembelajaran berpikir merupakan dasar untuk membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan motorik dalam pencapaian kompetensi secara utuh. Berpikir erat kaitannya dengan psikologi faal dan kognitif. Oleh sebab itu, perlu dipahami bagaimana hubungan hal-hal tersebut.
Buku ini berisi kajian mengenai pendekatan keterampilan berpikir sebagai kegiatan yang terorganisasi untuk mengidentifikasi proses mental peserta didik atau peserta didik yang perlu direncanakan, mendeskripsikan dan mengevaluasi proses berpikir dan belajar. Dalam buku ini banyak dijelaskan mengenai berpikir dalam perspektif psikologi faal, psikologi kognitif, dan pengembangan struktur kognitif.
Disajikan dengan jelas dan lengkap, dalam buku ini dipaparkan pula berbagai jenis hambatan belajar serta upaya memahaminya.